widgets

Senin, 24 Maret 2014

Cinta Yang Tak Pernah Kembali



 

Mata ini sebenarnya tak sanggup memandangmu
Tidak tanpa hati yang berdebar
sementara daun kehidupanku berguguran
dibawa angin yang menjadi bidadarinya
sementara aku terpaku tak berdaya
menatap ke arah keheningan itu

Hati sudah terpangku pada orang lain
dan tidak akan pernah kembali ke tempat semula
apalah yang kuharapkan
mencinta tapi tak dicinta
masih tapi telah berlalu layu

harapan sesaat terngiang di depan mata
kembali atau pergi
menyesal atau disesalkan
hati ini masih berlabuh padamu
tanpa kepura-puraan

Jika kau menginginkanku untuk menjauh dari kehidupanmu
aku rela
tanpa kepuraan-puraan
sekali lagi tanpa kepura-puraan
walaupun mungkin kau tidak akan percaya

Jauh pergi dari kehidupanmu
adalah kebahagiaanku
karena mengharapkanmu bahagia
jika aku menjadi penghalangmu
mulai sekarang aku akan diam
diam penuh makna 
bahwa aku melepasmu
karena kau cinta padamu

Ingatkah engkau
ketika genap seminggu aku tak pernah menyapamu
aku takut
kau tidak bahagia
untuk itu aku menjauh perlahan
dari orang -orang yang memperhatikanku
agar ketika hilang
aku tak dicari orang

aku tahu cinta itu tak akan kembali
dan tak akan pernah kembali



Baslan Syahputra
S.A.H


Minggu, 23 Maret 2014

Alasan Yang Beralibi

Alasan yang Beralibi
 

ketika tanya tak mampu dibendung
yang datang dari orang yang tak diduga
seketika kau terkesima dengan semua itu
pencarian alasan pun barulah dimulai

aku bersanding pada rindangnya pepohonan
berbicara pada kedamaian angin
tentangmu
kau itu sholeha
aku tak akan mengajakmu mendekati yang namanya zina

Ketika alasan telah tercermin di balik wajah kebohongan
burung pun enggan mendengarnya
aku tahu ketika alasan itu kudengar
sakit tapi ditahan
namun semua itu ditolak
hanya karena menutupi kepastian yang menurutmu itulah kepastian

alasan yang beralibi itu
mungkin kau sengaja agar tak ada orang lain yang tahu
alasan yang mungkin kukatakan dan kujawab "tidak akan" ketika kudengar
tapi aku memikirkan seseorang yang menuggu disana
memperjuangkan yang kata "demi masa depan kita"
di kejauhan seberang pulaya
menjadi pemikiran bolak-balik dalam kehidupan
untuk tidak menerimaku




Baslan Syahputra
S.A.H